Akhibat Banjir Bikin Sawah Puso, Petani Kudus Dan Pati Lahan 754 Hektar Terdampak

Senin, 09 Januari 2023 : 15:57




ilustrasi Lahan yang kena Puso di Pati dan Kudus

Radar Pos.com.Semarang-
--Petani padi di provinsi Jawa Tengah mengalami kerugian hampir Rp23 miliar karena sebagian ladang padi di beberapa kabupaten mengalami puso usai banjir melanda di sepanjang pergantian tahun.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Supriyanto, mengatakan kerugian tersebut diderita di dua kabupaten, yakni di Pati dan Kudus. Di dua kabupaten itu, tanaman padi berusia dua bulan di lahan seluas 754 hektare dinyatakan mengalami puso.

Perinciannya adalah 653 hektare di Pati, dan 101 hektare di Kudus. Supriyanto hanya menyebut dua kabupaten meski sebenarnya ada 10 kabupaten terdampak banjir. Alasannya, daerah-daerah lain tidak mengalami kerugian dan hanya terdampak.
 

“Catatan kami adalah setelah hari kejadian banjir, dan yang dihitung adalah tumbuhan yang sudah menghasilkan biji. Jika ada tanaman mati, namun umurnya masih 10 hari atau sebulan, itu belum rugi,” jelas Supriyanto, Senin (9/1/2023).

Kendati ada kabupaten yang mengalami sawah puso, Supriyanto menyebut hal ini tidak mempengaruhi hasil panen keseluruhan provinsi Jateng. Alasannya, ada daerah yang masih berpeluang menyumbangkan hasil panen sesuai target, terutama di ladang-ladang yang ada di wilayah tidak terdampak banjir.

“Kerugian karena banjir ini kita bicara di pantura ya. Kalau di Grobogan atau Batang bagian atas kan tidak terpengaruh. Jadi ketersediaan beras dari hasil panen ini aman, apalagi Januari dan Februari ini kan memang waktunya panen,” sambungnya.

Demikian halnya dengan daerah-daerah lain yang ladang padinya hanya terdampak banjir. Menurut Supriyanto, ladang padi di wilayah ini masih berpeluang untuk panen meski sempat tergenang air. “Untuk tanaman di atas 65 hari kan sudah bisa dipanen. Rugi iya, tapi tidak seperti padi puso, tidak signifikan,” jelasnya.


(R-01)
 

Bagikan

RadarposTV